Halaman

Gabung dengan Wido



Cari Informasi Penting Lainnya...

Jumat, 25 Juni 2010

Suku Bunga Kredit Bank Ternama

Anda mau mengajukan kredit untuk usaha, buat rumah, bisnis, jualan atau hanya untuk makan? Cermati dulu suku bunga kreditnya, Untuk bank bisa anda pilih salah satu yang dirasa cukup bonafit dan aman, bisa ke BRI yang sudah terkenal sejak jaman dulu, BPD, BNI, Bank Mandiri, BCA, ataupun ke BMT asal jangan ke rentenir ya :)). Apalagi penghasilan yang tidak menentu atau sekedar cuma PNS rendahakan yang gajinya seperti tabel ini, maka dalam mengajukan kredit harus dipertimbangkan masak-masak.  Berikut suku bunga bank menurut BI untuk bank-2 di Indonesia dapan anda ambil di link ini.
Berikut tips-tip mengajukan kredit menurut kutipan dari google...hehehe...
1. Tentukan dulu kebutuhan anda. Kebutuhan apa yang anda inginkan untuk dibiayai bank. Untuk karyawan biasanya lebih simple, beli rumah, beli kendaraan, dst. Sementara untuk professional dan pengusaha lebih kompleks. Apabila yang anda perlukan adalah suntikan untuk perputaran modal, misalnya untuk mengurangi hutang dagang sehingga harga yang didapat lebih murah, atau untuk memperbanyak inventori/persediaan barang, maka yang diajukan adalah kredit modal kerja, seperti rekening Koran, kredit akseptasi dsb. Sementara bila yang anda butuhkan adalah pembiayaan pembelian fixed asset seperti mesin, kendaraan, bangunan ruko, gudang dll, ajukan kredit investasi.
2. Estimasikan kemampuan pembayaran (payback ability) anda. Dari laporan keuangan atau gaji/pendapatan yang anda peroleh setiap bulannya, ambil titik aman bahwa besarnya kewajiban pembayaran tidak lebih besar dari 30% pendapatan bersih anda (DBR umum setiap bank adalah 30-35% dari total pendapatan ). Contoh: Vidi dan suaminya memiliki total penghasilan Rp 3.000.000, maka jadikan patokan dalam diri Vidi kalau besar angsuran nanti tidak boleh lebih dari Rp. 1.000.000 perbulannya nanti. Untuk pengusaha, hitung tingkat DBR anda dari Nett Profit jangan Gross (untuk lebih amannya)
3. Periksa pemenuhan syarat administrasi anda. Untuk karyawan, pastikan anda telah bekerja di perusahaan anda lebih dari 2 tahun (ada juga bank yang menerapkan lebih dari itu), status pendapatan tetap (adanya komponen gaji tetap, untuk dihitung dalam perhitungan DBR), untuk pendapatan yang sifatnya hanya komisi (tidak tetap) biasanya bank akan cenderung menolak. Demikian juga untuk professional dan pengusaha, paling tidak ijin praktek/usaha di atas dua tahun dari tanggal terbit, atau telah menjalankan usahanya selama di atas dua tahun.
4. Perhatikan data dan fisik jaminan anda. Untuk dokumen pastikan sertifikat yang absah dan berlaku. Untuk SHGB, pastikan jangka waktu berlakunya masih lama minimal tidak lebih dari jangka waktu kredit yang akan diajukan. Untuk fisiknya jaminan tanahnya sendiri: (hampir) semua bank menginginkan jaminan yang marketable (artinya bila ada masalah kredit dan terjadi penyitaan, bank akan mudah menjual jaminan itu), untuk itu jaminan harus memiliki akses jalan (di pinggir jalan), biasanya yang masuk 2 mobil - sekitar lebar 3.5-4 meter, jaminan di lokasi strategis (bukan daerah terpencil/pinggiran yang cenderung tidak berkembang), jaminan tidak terletak di tebing/lereng/daerah miring/daerah pemakaman/daerah rumah ibadah (misal masih satu lokasi dengan rumah ibadah), jaminan bangunan harus memiliki IMB, fisik bangunan harus baik dan kokoh. Untuk kendaraan pun demikian , penilaiannya lebih mudah.
Mobil baru tinggal disesuaikan dengan data dealer, mobil bekas kondisinya harus masih prima, tahunnya masih muda, dll. Jumlah kredit yang akan diberikan bank umumnya maksimum berkisar antara 70-80% dari nilai jaminan menurut taksiran bank.
5. Pastikan anda tidak memiliki catatan cacat perbankan pada tahun berjalan (saat anda mengajukan kredit tersebut. Bank memiliki jaringan data yang online seluruh negeri, di bawah jaringan server BI. Ada 2 macam data yang dapat dicek. Pertama DHBI yakni daftar hitam yang didapatkan seorang
pemiliki rekening giro apabila dia telah memberikan cek atau bilyet giro kosong melebihi batas ketentuan BI, kedua Data Kolektibilitas yang menunjukkan data kredit yang dimiliki calon debitur suatu bank, yang sudah ada. Misalnya Vidi telah memiliki kredit di Bank Jabar dengan kolektibilitas
lancar, maka Vidi dapat mengajukan kembali kredit di bank lain bila memenuhi syarat. Hal pertama yang dilakukan oleh suatu officer bank dalam memeriksa pengajuan kredit adalah Cek DHBI dan Cek Kolektibilitas. Data yang dilihat adalah berdasarkan nama, no KTP/ID, dan NPWP. Apabila anda pernah masuk dalam kedua list tsb, namun pada saat anda mengajukan sudah ter-rehab, sudah beres dan lancar, maka tidak menutup kemungkinan untuk melanjutkan pengajuan.
6. Siapkan rekening tabungan atau giro yang mencerminkan pendapatan anda. Terutama sekali untuk first impression bagi pihak bank. Saat ini bank akan lebih melihat data rekening anda dibanding data laporan keuangan atau gaji yang umumnya dapat dibuat buat. Apabila anda sebagai pengusaha mengatakan bahwa omzet anda per bulan 100juta, maka bank akan meminta keluar masuknya uang dalam rekening anda minimal 80% dari jumlah omzet anda tsb.
Bank akan melihat ke jumlah transaksi per bulannya BUKAN pada saldonya. Biasanya rekening yang diminta adalah data selama tiga bulan, maka saya sarankan bila anda akan mengajukan bulan April, pastikan data jumlah transaksi pada rekening anda Januari - Maret telah mencerminkan omzet/pendapatan. Jangan ragu untuk lebih mengaktifkan mobilitas transaksi di rekening anda
7. Pilih bank dengan total servis terbaik: tingkat suku bunga yang tidak mahal (dalam satu periode, masing masing bank memiliki tingkat suku bunga kredit sendiri), bunga efektif, jenis kredit yang ditawarkan lengkap (ada bank yang hanya melayani KPR, dll) sehingga anda bisa mendapatkan kredit
yang sesuai dengan kebutuhan, biaya biaya yang terkait dengan kredit yang paling bersaing (perhatikan iklan dari bank: misal bebas biaya notaris, suku bunga paling rendah, dsb, gunakan kesempatan tersebut), pilih bank yang menjanjikan proses pengajuan kredit tidak lama (waktu yang umum biasanya maksimal dua mingguan), pilih bank yang mendapat rekomendasi bagus dari teman/partner atau relative lain terutama terkait dengan customer maintenance/relationship, pilih bank yang teknologinya cukup canggih sehingga memudahkan anda untuk bertransaksi apa saja terkait dengan bank tersebut (bayar angsuran lewat mobile banking/otodebet, dll).
8. Ada baiknya anda mencari rekomendasi dari debitur yang telah lebih lama berhubungan baik dengan bank tersebut. Bank umumnya akan melakukan trade checking, baik itu dengan perusahaan tempat anda bekerja (untuk karyawan), dengan supplier/pesaing/pelanggan (untuk profesional dan pengusaha). Info trade checking yang kurang baik bisa langsung menurunkan penilaian bank terhadap anda.
9. Gunakan fasilitas kredit sesuai dengan tujuan awal. Seringkali terjadi kemacetan kredit akibat terjadinya kesalahan pemakaian. Misalnya kredit modal kerja digunakan untuk membangun rumah, akibatnya modal kerja anda tidak bertambah, sementara dengan adanya kredit berarti anda seharusnya meningkatkan keuntungan untuk membayar kewajiban kredit, sehingga akhirnya anda tidak mampu membayar pada bank.
10. Terlepas dari semua itu, perhitungkan baik baik oleh anda bahwa dengan pemberian kredit ini akan membantu anda, bukannya justru menyulitkan anda di kemudian hari (lihat contoh perhitungan bunga). Satu hal yang harus diperhitungkan: ambil payback ability anda terkecil untuk dijadikan acuan pengajuan besarnya kredit. Satu pesan saya, dalam perjanjian kredit hampir 99.9%, posisi bank sangat terlindungi oleh hukum terkait. Sehingga bila terjadi masalah kredit, umumnya di pengadilan bank biasanya akan selalu menang. Oleh karena itu, jangan ambil kredit bank kalau anda ragu dengan
kemampuan payback anda. Jangan karena tergiur besarnya uang yang diterima di awal yang cukup besar, tapi pikirkan nanti setiap bulannya anda harus membayar kewajiban pada bank.
Semoga bermanfaat bagi yang membutuhkan.
sumber kutipan : http://www.tangandiatas.com


Jumat, 18 Juni 2010

Server Untuk Siaran Radio Online dari Internet

Sekarang sudah banyak sekali radio yang dapat didengarkan melalui internet, sehingga pendengarnya tidak sebatas satu wilayah saja, akan tetapi bisa berasal dari seluruh dunia? Bagaimanan teknik pembuatan servernya? Artikel ini saya ambil dari http://reocities.com/Paris/cabaret/8267/guides/radio.html

Banyak sistem yang bisa digunakan untuk melakukan siaran radio di internet. Salah satunya adalah sistem ShoutCast, yang diembangkan oleh Nullsoft Inc, pembuat Winamp, software MP3 player terpopuler. Salah satu keuntungan sistem ShoutCast adalah softwarenya dapat diperoleh secara gratis, file lagu yang digunakan adalah format mp3, dengan demikian lebih mudah diproduksi. Di bawah ini akan diterangkan langkah-langkah setup siaran radio lewat internet menggunakan ShoutCast :

   1. Persiapkan PC yang akan digunakan sebagai server (yang diakses oleh pendengar), bisa berbasis Windows atau Linux. Persiapkan juga PC yang akan digunakan sebagai streamer (yang digunakan untuk menyiarkan). PC kedua ini bisa digabung dengan server dan harus berbasis Windows.
   2. Setup jaringan TCP/IP di PC server dan streamer.
   3. Downloadlah software-software penunjangnya di http://www.shoutcast.com. Yang perlu didownload adalah : ShoutCast Server (for Windows/Linux, sesuaikan dengan server), ShoutCast DSP plugin for Winamp, dan Winamp versi terakhir (jika anda belum mempunyainya). Selain itu anda harus menginstal MP3 codec dari Fraunhoffer yang bisa anda dapatkan dari Windows Media Player versi terakhir.
   4. Installah ShoutCast server di PC server dan Winamp serta DSP pluginnya di PC streamer. Ikuti petunjuk pada program installernya.
   5. Jalankan ShoutCast server di PC server. Untuk versi windows dapat dijalankan dalam mode prompt atau GUI.
   6. Nyalakan Winamp pada PC streamer, persiapkan playlist lagu, mikrofon (bila ada). Buka preferences --> plugins --> DSP/effects, pilih ShoutCast source for Winamp, klik configure, cek pada advanced recording jika ingin menggunakan mikrofon, lalu tutup preferences. Pada ShoutCast source window, klik edit di sebelah kanan tulisan server, akan muncul window server. Pada server window, isi alamat IP PC server, jika menggunakan PC yang sama isikan : localhost. Pada Server Information isikan informasi mengenai nama radio yang ingin anda gunakan, misalnya : Radio Lawnosta (description) Oldies and 70s, 80s music (genre) http://lawnosta.cjb.net (URL) #lawnosta (IRC channel), 52379822 (ICQ#), lawnosta (AIM name), lalu klik OK. Lalu klik edit di sebelah kanan Format, akan muncul window Format selection. Pilihlah format dan atribut yang akan digunakan. Sebagai default, digunakan format MP3, 20 Kb/s, 12.000 Hz mono, 2 Kb/s. Pilihan ini mempertimbangkan kecepatan stream dan jaringan. Untuk LAN, gunakan kualitas tertinggi 56Kb/s, 24.000 Hz stereo, 7 Kb/s, lalu klik OK. Jika menggunakan mikrofon atur level musik dan mikrofon pada advanced mode, lalu klik connect, tunggu sampai tersambung, lalu mainkan playlist Winamp.
   7. Untuk mendengarkan siaran ShoutCast, dapat menggunakan Winamp, Sonique, MusicMatch Jukebox, FreeAmp, STP, atau MP3 player lain favorit anda yang mendukung streaming. Gunakan open --> URL lalu isikan alamat server ShoutCast (misal http://lawnosta.cjb.net:8000 atau http://192.168.0.2:8000).
   8. Pengaturan lebih lanjut dilakukan dengan mengedit file sc_serv.ini pada folder tempat anda menginstalasikan ShoutCast server. (defaultnya c:\Program Files\SHOUTcast).
   9. Jika anda menggunakan mikrofon, anda dapat menjadi penyiar di radio anda sendiri. Tekan tombol Push to Talk dan mulailah berbicara lewat mikrofon. Gunakan tombol lock untuk menahan tombol Push to Talk dan jika telah selesai tekan tombol lock sekali lagi.

Begitulah langkah-langkah melakukan siaran radio melalui internet menggunakan ShoutCast. Untuk platform Linux dikenal sistem yang meniru ShoutCast, yaitu projek open source IceCast. IceCast mempunyai keuntungan dengan tersedianya source code softwarenya, yang akan kita bahas di kesempatan lain. Akhir kata, selamat mencoba !


Setting Frekuensi Parabola TV Nasional untuk nonton Piala Dunia

Lagi asyik nonton pila dunia, tetapi terganggu dnegan parabola yang tidak masimal  di sini saya berikan tips untuk Setting frekuensi parabola pada TV Nasional untuk nonton Piala Dunia, silahkan catat pengaturan berikut:
Palapa:

SCTV 3757 SYMBOL RATE 4470 H
TV ONE 4055 SYMBOL RATE 5632 H
RCTI 3774 SYMBOL TARE 6520 H
METRO 4082 STMBOL RATE 28125 H
GLOBAL TV 4082 SYMBOL RATE 28125 H
SPECETOON 4082 SYMBOL RATE 28125 H
TPI 4185 SYMBOL RATE 6700 V
INDOSIAR 4075 SYMBOL RATE 6500 V
ANTV 4055 SYMBOL RATE 6510 V
BALI TV 3926 SYMBOL RATE 4208 H

Telkom:
TRANS TV 4085 SYMBOL RATE 6000 H
TRANS 7 3990 SYMBOL RATE 6000 H
TV SBY 4097 SYMBOL RATE 3125 H
METRO PAPUA 4092 SYMBOL RATE 3574 H
JAYA PURA TV 3799 SYMBOL RATE 3910 H
TVTL 3774 SYMBOL RATE 4285 H
TV E 3785 SYMBOL RATE 4000 H
TV E 3809 SYMBOL RATE 4000 H
TV UM 4005 SYMBOL RATE 3000 H
ACEH 4015 SYMBOL RATE 6000 H

lebih lengkapnya lihat disini: Telkom1 dan PalapaD


Selasa, 08 Juni 2010

12 RSBI Turun Status

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 12 SMP/SMA/ SMK berlabel rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) di beberapa daerah turun status menjadi sekolah standar nasional atau SSN. Sekolah yang statusnya turun tersebut bisa mengikuti program RSBI kembali dari awal.

Kami masih memberikan kesempatan bagi SMK untuk memperbaiki diri. Namun, untuk SMA dan SMP langsung drop karena tidak sesuai standar.
-- Suyanto

Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan Nasional Suyanto, Senin (7/6/2010), mengatakan, hasil evaluasi tahunan terhadap RSBI menunjukkan ke-12 RSBI itu tidak memenuhi persyaratan.

”Kami masih memberikan kesempatan bagi SMK untuk memperbaiki diri. Namun, untuk SMA dan SMP langsung drop karena tidak sesuai standar,” ujarnya.

Menurut Suyanto, untuk sekolah berstatus RSBI tidak ada kompromi. ”Penilaiannya go atau no go. Kami ingin membangun sekolah berkualitas sehingga tidak boleh sembarangan,” kata Suyanto.

Proses evaluasi sudah dilakukan sejak tahun kedua sekolah itu menjadi RSBI. Poin-poin yang dinilai, antara lain, adalah kepemimpinan kepala sekolah, proses pembelajaran, dan penggunaan dua bahasa dalam kegiatan belajar-mengajar. Hasil evaluasi terhadap ke-12 sekolah berstatus RSBI itu menunjukkan, faktor kegagalan paling utama ada pada kepemimpinan kepala sekolah.

”Banyak sekolah di daerah yang tercampuri urusan politik daerah,” kata Suyanto.

Ia memberikan gambaran, sejumlah kepala sekolah diganti oleh orang-orang yang termasuk tim sukses bupati atau wali kota dalam pemilihan kepala daerah. ”Jabatan kepala sekolah sebagai balas jasa keberhasilan dalam pemilihan kepala daerah,” kata Suyanto.

Sekarang, lanjut Suyanto, sudah ada perjanjian antara pemerintah pusat dan daerah. Jika ada kepala sekolah berstatus RSBI yang akan diganti, daerah harus memberi tahu terlebih dahulu.

”Langkah ini untuk menghindari muatan politik,” ujarnya.

Bukan di Jakarta

Suyanto tidak menjelaskan nama ke-12 RSBI yang turun status tersebut. Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudi Mulyanto mengatakan, tidak ada satu sekolah RSBI pun di DKI Jakarta yang turun status.

Menurut dia, evaluasi dilakukan terhadap RSBI yang sudah berjalan enam tahun. ”Program RSBI di DKI Jakarta baru berjalan empat tahun. Jadi, kami baru melakukan evaluasi dua tahun mendatang,” ujarnya.

Menurut Suyanto, perlakuan berbeda yang diberikan kepada SMK karena pemerintah kesulitan untuk mencari sekolah pengganti yang bisa dijadikan sebagai RSBI.

Direktur Pembinaan SMK Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendiknas Joko Sutrisno mengatakan, dari hasil evaluasi terhadap SMK berstatus RSBI ternyata masih ada sekolah yang belum menerapkan penggunaan dwibahasa di dalam kegiatan belajar-mengajar. Padahal, penggunaan dwibahasa di sekolah ini yang menjadi faktor utama di RSBI.

”Evaluasi masih berjalan. Sudah ketahuan ada 6-7 SMK, sebagian ada di Jakarta. Mereka sudah diberi peringatan yang keras,” ujarnya.

Selain penggunaan dwibahasa, di beberapa SMK juga ditemukan persoalan penggunaan teknologi informasi komunikasi sebagai sarana pembelajaran. Persoalan ini terkait dengan ketersediaan perangkat-perangkat yang masih minim.

”Kami masih memberikan kesempatan memperbaiki karena RSBI ini masih harus dituntun,” kata Joko.

Secara terpisah, anggota Komisi X DPR, Ferdiansyah (Partai Golkar), menilai RSBI sebenarnya masih menghadapi persoalan pada aspek legal, konsep, dan faktual, antara lain, seperti pemenuhan kualifikasi guru dan sarana-prasarana. Akibatnya, definisi RSBI tidak jelas dan menciptakan pemahaman yang beragam. Padahal, idealnya, RSBI adalah upaya menyamakan kualitas sekolah di dalam negeri dengan di negara lain.

Ferdiansyah menambahkan, sampai saat ini belum ada peraturan pemerintah turunan dari UU Sistem Pendidikan Nasional yang bisa memperjelas soal pungutan dari orangtua siswa.

”Kemendiknas terlalu banyak janji untuk mengevaluasi kebijakan-kebijakan yang menyangkut peserta didik,” ujarnya